Suasana Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah, Dandim Bareng Kepala BPBD Lakukan Ini di Lokasi Longsor

KABUPATEN CIREBON, DBFM  - Dua hari setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah di Kuningan, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan bareng Kepala Pelaksanaan BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana langsung turun ke lokasi longsor di Desa Cimenga, Kecamatan Darma.

 

Saat itu upaya pembersihan material longsor sedang dilakukan untuk memfungsikan kembali jalan yang tertutup longsor.Diketahui kejadian longsor yang menutup Jalan Kabupaten itu melumpuhkan akses kendaraan yang menghubungkan antar desa dan Kecamatan di wilayah Kuningan selatan.

Tidak hanya di titik longsor di Desa Cimenga, kejadian longsor pun sama berlangsung di jalur kendaraan wilayah Desa Padahurip, Kecamatan Selajambe.

 

"Kejadian gerakan tanah alias tanah longsor itu berlangsung Hari Kamis (11 April 2024) malam atau terjadi pada pukul 23.00 WIB," ungkap Dandim Kuningan Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan saat bareng dengan Kalak BPBD Kuningan tadi, Jumat (12/4/2024).

 

Diketahui titik longsor itu menimpa di Jalan Desa Blok Dusun Cipicung RT/RW 06/2 Desa Padahurip."Untuk material tanah longsor yang menutupi jalan 3 meter dengan panjang 10 meter, kami bareng petugas BPBD dan warga sekitar, melakukan evakuasi termasuk menggunakan alat berat," kata Dandim lagi.

 

Titik kejadian longsor lainnya pun terjadi di Jalan Desa Blok Cipiciung atau dikenal dengan sebutan Sanghiang dan kondisi bencana alam itu jalan amblas dengan lebar 3 meter dan tinggi 10 meter.

"Bencana alam sama terjadi di Jalan Raya Cipasung Subang Blok Luluk Desa Padahurip longsor menutupi jalan dengan tinggi 30 meter dan lebar 15 meter dan di Blok Camas Dusun Belah RT 09RW 04 Desa Cantilan, hingga menutup jalan Raya Cipasung - Subang sepanjang 40 meter, dengan ketinggian 30 meter dan ketebalan material tanah sekitar 4 meter," ujarnya.

 

Mengenai tumpukan material tanah longsor di Desa Cimenga itu persis di Dusun 1 Rt 07 Rw 01 blok Babakan Sari. Apapun longsor terjadi akibat tebing yang memiliki panjang 20 meter dan tinggi 10 meter.

 

"Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun mengakibatkan jalan tertutup total. Kemudian, evakuasi pun masih berlangsung meski kondisi hujan mengguyur daerah sekitar," ungkapnya.

 

Buntut lain akibat longsor, petugas telah melakukan tindakan pelayanan seperti pada biasanya. Sebab diketahui cuaca saat ini hari atau Hari Jumat (12 April 2024), hujan terjadi dengan intensitas sedang dan untuk penerangan hanya Desa Padahurip yang mati listriknya.

 

"Terganggu penerangan akibat longsor, kita sudah rencanakan segera mengambil jalur arus listrik dari Desa Palasari, Kabupaten Ciamis," katanya. 

( Artikel ini Bersumber  : tribuncirebon.com  )