Kejari Kota Cirebon Musnahkan Barang Bukti Kasus Pidana dari 50 Perkara

KOTA CIREBON, DBFM – Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana yang berlangsung di halaman belakang Kejaksaan setempat, Kamis (20/10/2022).

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Umaryadi mengatakan, pelaksanaan pemusnahan barang bukti ini berdasarkan dari putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Pemusnahan barang bukti tindak pidana kali ini berupa narkotika jenis sabu-sabu seberat 114,919 gram, tembakau gorilla/cannabinoid sintetis seberat 650,64 gram, ganja 24,5 gram, pil jenis tramadol 11.470 butir, trihex 15.712 butir, dextro 33.259 butir, hexymer 1000 butir serta oil jenis doble Y dan doble L masing-masing sebanyak 200 butir,” ucapnya.

Menurutnya, pemusnahan barang bukti juga dilakukan guna menghindari penyalahgunaan atau penyimpangan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Barang bukti ini kami musnahkan dengan cara diblender, dibakar dan senjata tajam dipotong-potong dengan mesin sehingga tidak dapat dipergunakan lagi,” tuturnya.

Ia menambahkan, barang bukti yang dimusnahkan dari sekitar 50 perkara tindak pidana yang telah diputuskan oleh Pengadilan Negeri Kota Cirebon sejak tahun 2021 hingga 2022.

“Berdasarkan data, perkara kali ini mengalami peningkatan yang diakibatkan kesadaran masyarakat yang kurang memahami. Kami berharap penegak hukum dan semua elemen masyarakat dapat memberikan pemahaman dan sosialisasi terkait peraturan perundang-undangan,” tandasnya. (denny)