Melalui ‘Ngopi di Leuweung’ Bank Indonesia Cirebon Dorong Pengembangan Desa Wisata Kopi Digital

KUNINGAN, DBFM – Bank Indonesia Cirebon terus mendorong pengembangan Desa wisata kopi sekaligus mengimplementasikan sistem pembayaran digital melalui kegiatan ‘Ngopi di Leuweung’ di Desa Karangsari Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan, Kamis (13/10/2022).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Hestu Wibowo menyampaikan, dengan melihat potensi unggulan komoditas kopi, Bank Indonesia terus mendorong penguatan daya saing produk kopi lokal. Adapun kebijakan pengembangan industri pengolahan kopi di dalam negeri telah dijalankan.

“Diantaranya melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelatihan dan sarana untuk peningkatan mutu kopi olahan, utamanya kopi sangrai melalui penguasaan teknologi roasting serta penguatan aspek legalitas dan korporatisasi kelembagaan,” ucapnya.

Dijelaskan Hestu, Bank Indonesia mendukung intensifikasi peremajaan tanaman kopi yang saat ini sudah kurang produktif dengan melakukan Gerakan Tanam Kopi Bersama sekaligus menjadi bagian dari rangkaian acara ini.

“Koperasi Sarimukti Destana Mandiri merupakan mitra Bank Indonesia sejak tahun 2020 hingga pada tahun 2021 yang mampu berkembang dari sisi kelembagaan menjadi bentuk koperasi,” jelasnya.

Menurutnya, dukungan program sosial yang telah diberikan antara lain, rumah produksi, room dryer, mesin pasca panen dan pelatihan serta pendampingan akses pasar.

“Kedepannya Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah dan instansi terkait akan terus mendukung semangat anggota koperasi agar dapat lebih berdaya. tentunya dengan integrasi pariwisata, peningkatan kualitas, dan keberlangsungan pola produksi yang terus menerus,” tandasnnya.

Agenda ‘Ngopi di Leuweung’ menyuguhkan konsep bincang ringan dengan nuansa pasar nostalgia yang menjual makanan khas Desa Karangsari dengan implementasi pembayaran digital serta melakukan edukasi penggunaan sistem pembayaran non tunai. (RLS/denny)