BEI Jabar Catat Perkembangan Pasar Modal Nasional Naik 91 Persen

Bagikan Artikel Ini

KOTA CIREBON, DBFM – Bursa Efek Indonesia (BEI) Jabar mencatat perkembangan pasar modal secara nasional mengalami kenaikan 91 persen dari 3,8 juta menjadi 7,4 juta atau sebanyak 7.416.349.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Jawa Barat, Reza Sadat Shahmeini menjelaskan, pada tahun di 2021 komposisi investor domestik lebih banyak dibanding investor asing, adapun pertumbuhannya mencapai empat persen.

“Di Jawa Barat tahun 2021 investor saham pertumbuhannya mencapai 137,28 persen atau ada 705.265 investor saham. Pada tahun 2020, naiknya sebesar 58,35 persen dengan total  278.679 investor,” jelas Reza, Kamis (20/1/2022).

Reza mengatakan meski tahun 2021 di masa pandemi Covid-19 namun, nilai investasi di Jawa Barat mengalami kenaikan yang signifikan mencapai Rp 444,72 Triliun.

“Bahkan, selama Tahun 2021 nilai transaksi di Jawa Barat memecahkan rekor dalam sejarah yakni sebesar Rp 444,72 Triliun, sedangkan di tahun tahun 2020, ada nilai transaksi sebesar Rp 251,30 Triliun,” kata Reza.

Reza menuturkan, dalam pertumbuhan investor saham tersebut, kontribusi paling besar adalah kelompok milenial dan generasi Z (usia 18-25 Tahun) yang mendominasi setiap tahun.

“Pada Tahun 2017 generasi Z ada 13.326, pada Tahun 2018 ada 20.613, pada Tahun 2019 sebanyak 34.371, pada Tahun 2020 ada 82.675 dan di Tahun 2021 cukup tinggi yakni 275.947 investor,” tandasnya. (denny)

Bagikan Artikel Ini