Meski Kota Cirebon PPKM Level 1, Tes Usap Acak di Sekolah Terus Digenjot

KOTA CIREBON, DBFM – Berdasarkan penilaian Kementerian Kesehatan, Kota Cirebon masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 yang mulai berlaku pada 16-29 November 2021.

Dalam instruksi menteri tersebut Kota Cirebon menjadi satu-satunya daerah di Wilayah Ciayumajakuning (Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) yang masuk ke dalam level 1 PPKM. 

Perlu diketahui, Penurunan level PPKM di Kota Cirebon berdasarkan indikator kasus Covid-19, pelacakan, tes, hingga cakupan vaksinasi.

Sejak 30 Oktober-9 November kasus terkonfirmasi tercatat 0,31 per 100.000 penduduk per minggu dan tingkat rawat inap di rumah sakit mencapai batas 0,3 per 100.000 penduduk per pekan. Adapun penambahan kasus terkonfirmasi maupun kematian mencapai nol kasus. 

Sementara capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon secara total telah mencapai 95,9 persen dan imunisasi lanjut usia (lansia) menyentuh diangka 62 persen.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Cirebon, Agus Mulyadi menegaskan meski Kota Cirebon berada di PPKM level 1 namun, tidak ada perbedaan signifikan antara level 1 dan 2. seperti pembelajaran tatap muka (PTM) masih tetap sama yakni 50 persen.

“Kami tetap mengimbau masyarakat agar waspada. Sebab, potensi ancaman penyebaran Covid-19 masih ada. Ingat, selalu terapkan protokol kesehatan,” kata Agus, Rabu (17/11/2021).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Edy Sugiarto mengaku optimistis dengan capaian vaksinasi lebih dari 90 persen, sehingga target 262.198 jiwa pada akhir tahun ini bisa terwujud.

“Meski Kota Cirebon masuk PPKM level 1 namun, mulai minggu depan tes usap acak akan digencarkan lagi di sekolah yang menyasar 30 satuan pendidikan. Minimal bisa 10 persen tiap sekolah dari siswa dan guru,” ungkap Edy.

  • Reporter: Denny Heryanto
  • Editor: Dewi Fitri Kurniawan
  • Redaktur: Joko Rumanto
  • Pemred: Dwi Dewi Nurhasanah