DB 90,8 FM CIREBON

Kompas Gramedia Radio Network

Komisi III Minta Dispora Maksimalkan Potensi Pemuda dan Pembinaan Atlet

22 September 2021

KOTA CIREBON, DBFM – Komisi III DPRD Kota Cirebon mendorong agar Dispora memaksimalkan potensi kepemudaan dan pembinaan atlet.

Hal tersebut diungkapkan pada rapat kerja dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon di ruang Griya Sawala, Rabu (22/9/2021).

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, dr Tresnawaty mengatakan, Dispora memiliki kewenangan untuk mengembangkan lembaga kepemudaan dan olahraga yang berada dalam naungannya, seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI), Pramuka, Badan Pembina Pembina Olahraga Pelajar Indonesia (Bapopsi), dan lainnya.

“Potensi kepemudaan di Kota Cirebon harus bisa diidentifikasi. Badan atau lembaga-lembaga kepemudaan dan olahraga ini menjadi tangannya (Dispora),” kata Tresnawaty.

Tresnawaty mendorong agar Dispora tetap optimistis bisa mencapai target program kerjanya di tengah situasi pandemi Covid-19. Sebab, lanjut dia, Dispora memiliki anggaran yang tak ideal.

Tresnawaty menuturkan, pagu anggaran Dispora tahun ini mencapai Rp 12,8 miliar. Sedangkan, tahun depan anggaran Dispora menurun menjadi Rp 9,8 miliar.

“Anggaran yang ada di tahun depan itu memang menurun cukup banyak. Tentu kami dari Komisi III membantu dinas agar tetap semangat untuk mengembangkan potensi pemuda dan pembinaan atlet. Itu yang menjadi fokus kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, Tresnawaty juga mengatakan, Dispora harus bisa memanfaatkan fasilitas olahraga untuk meningkatkan prestasi atlet Kota Cirebon. Salah satunya kawasan Stasion Madya Kota Cirebon.

“Di kawasan Stadion Madya Bima itu ada juga kolam renang. Itu bisa dimanfaatkan untuk pemusatan latihan atlet. Dinas bisa kerja sama dengan cabor-cabor lainnya,” kata Tresnawaty.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Cirebon, Drs Sutikno mengatakan, Kota Cirebon memiliki fasilitas olahraga yang luar biasa. Namun, anggaran yang terbatas membuat dinas kesulitan dalam merawatnya.

“Anggaran kolam renang Catherine Surya itu hanya cukup untuk tiga bulan. Akhirnya, kita kerja sama dengan yang lain,” kata Sutikno.

Sutikno menerangkan, kolam Catherine Surya dijadikan sebagai pusat pembinaan atlet bukan di buka untuk umum. namun tetap digunakan untuk pemusatan latihan atlet.

“Kami juga memiliki program jangka pendek, yakni menyulap kawasan Stadion Madya Kota Cirebon menjadi kompleks perkantoran dan pusat olahraga masyarakat,” terangnya.

Perlu diketahui pada PON Papua 2021, Kota Cirebon mengirimkan 17 atlet untuk membela kontingen Jawa Barat. adapun para atlet saat ini berada di Bandung untuk mengikuti pemusatan latihan. (denny)

Bagikan Artikel Ini