‘Rahayu Kalis Saking Pancabaya’ Tema HUT ke-652 Kota Cirebon, Momentum Bangkit dari Wabah Covid-19

Bagikan Artikel Ini

KOTA CIREBON, DBFM – Pagelaran wayang kulit semalam suntuk, festival topeng, pertunjukan tari sintren dan berbagai kirab seni budaya, serta pembacaan Babad Cirebon di keraton menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan yang lengkap dengan balutan ritual sarat pesan dan simbolitas.

Namun, kesan itu tak muncul dalam hajatan Hari Jadi Kota Cirebon ke-652 yang diperingati setiap tanggal 1 Muharam dalam kalender Hijriah atau tahun baru Islam. tidak banyak ragam kegiatan serta kemeriahan seperti tahun-tahun sebelumnya. Hanya beberapa acara inti seperti upacara hari jadi Kota Cirebon di halaman balai kota yang dilanjutkan dengan rapat paripurna di gedung DPRD.

Pandemi Covid-19 jelas menjadi alasan utama, Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis ingin perayaan hari jadi ini menjadi contoh bagi masyarakat bahwa protokol kesehatan harus dikedepankan karena badai pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Dunia saat ini dalam kondisi yang tidak sehat, merebaknya pandemi Covid-19 hampir diseluruh belahan dunia sangat mempengaruhi seluruh sendi kehidupan manusia,” kata Azis usai apel hari jadi Cirebon ke-652 di halaman Balai Kota Cirebon, Selasa, (10/8/2021).

Azis menerangkan, peringatan hari jadi Kota Cirebon ke-652 tahun ini mengusung tema ‘Cirebon Rahayu Kalis Saking Pancabaya’, tema tersebut bermakna sebagai doa pengharapan agar masyarakat Kota Cirebon selamat dari halangan, rintangan, marabahaya, dan sebagai momentum bangkit dari wabah Covid-19.

“Momentum hari jadi harus menjadi pelecut agar semua komponen masyarakat saling gotong royong dalam melawan pandemi Covid-19, Insya Allah, bersama-sama kita bisa menghadapi dan keluar dari pandemi Covid-19 ini,” terangnya.

Azis juga menceritakan tentang perjuangan pahlawan dalam menyusun Perang Kedongdong. Ia berharap semangat peristiwa Perang Kedongdong itu bisa menjadi inspirasi masyarakat Cirebon dalam melawan pandemi Covid-19.

“Kita ingat pejuang-pejuang kita melawan kolonial dalam Perang Kedongdong. oleh karena itu, mari kita sama-sama bersatupadu mewujudkan yang lebih baik, dan mampu mengendalikan serta melawan pandemi Covid-19,” ucap Azis.

Sementara saat memberikan sambutan di Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Cirebon dalam rangka Peringatan Hari Jadi Cirebon ke-652, Wali Kota memaparkan selama dua tahun terakhir pencapaian Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) di Kota Cirebon mengalami kenaikan yang cukup signifikan. yaitu 74,35 pada 2018 dan 74,92 pada 2019.

Meski melampaui capaian IPM Jawa Barat namun, kata Azis, baru memasuki tiga bulan pertama 2020 saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Pandemi ini meruntuhkan kondisi kesehatan bahkan perekonomian, pendidikan sosial hingga mental.

Untuk itu, melalui tema Cirebon Rahayu Kalis Saking Pancabaya, Azis berharap agar senantiasa menyalakan semangat kolaborasi dalam upaya membebaskan Kota Cirebon dari marabahaya, bencana dan wabah Covid-19.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku bangga meski melalui virtual tapi bisa mengikuti sidang paripurna istimewa dalam peringatan Hari Jadi ke-652 Cirebon. Dalam sambutannya, Uu menyampaikan tentang visi Jabar Juara. Ia menilai pentingnya kolaborasi antar komponen.

“Kolaborasi adalah kebersamaan dengan berbagai komponen, akademisi, pelaku usaha, dan lainnya, termasuk tingkatan pemerintah. Kemudian, digitalisasi juga harus dilibatkan dalam rangka mengelola pemerintahan dan menyejahterakan masyarakat,” kata Uu.

Uu memuji keberhasilan Kota Cirebon dalam menyabet berbagai penghargaan. Ia berharap Kota Cirebon terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan kami dengan peningkatan dan juga penghargaan keberhasilan yang sangat luar biasa ini, semoga Kota Cirebon tetap istikomah,” harap Uu.

Hal senada juga diungkapkan ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati, Ia menyampaikan, peringatan Hari Jadi ke-652 Cirebon menjadi momentum untuk refleksi diri.

Menurutnya, Hari Jadi Cirebon yang diperingati saat tahun baru Islam harus menjadi momen bagi masyarakat Kota Cirebon untuk bangkit dari keterpurukan, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap patuhi protokol kesehatan (prokes). Menurutnya, peran aktif masyarakat merupakan bagian vital dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Mudah-mudahan pandemi Covid-19 berangsur menghilang. Semoga Kota Cirebon semakin bisa mensejahterakan masyarakat, gemah ripah loh jinawi,” tutup Affiati usai sidang paripurna hari jadi Kota Cirebon ke-652.

  • Reporter&Foto: Denny Heryanto
  • Editor: Dewi Fitri Kurniawan
  • Redaktur: Joko Rumanto
  • Pemred: Dwi Dewi Nurhasanah
Bagikan Artikel Ini