Elemen Tokoh Masyarakat Cirebon Sebut ada Oknum Eksekutif dan Legislatif Dibalik Gugatan Class Action

Bagikan Artikel Ini

KOTA CIREBON, DBFM – Sejumlah elemen dan tokoh masyarakat Kota Cirebon menyebutkan ada oknum eksekutif dan legislatif dibalik gugatan class action Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) terkait lahan hibah milik Pemkot Cirebon untuk Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ).

Mereka menyampaikan tujuh poin pernyataan sikap yang dibacakan oleh Riyanto yang juga menjabat Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kota Cirebon dalam konferensi pers yang dihadiri media cetak dan elektronik, Minggu (20/6/2021).

“Kami tegaskan kembali bahwa yang hadir di sini bukan aliansi LSM tetapi dari elemen dan tokoh masyarakat yang peduli terhadap kondisivitas Kota Cirebon dan siap pasang badan apabila ada pihak yang ingin mengacak-acak ketentraman dan keamanan Kota Cirebon,” tegasnya.

Pihaknya mengaku dari hasil tim investigasi sudah lengkap, baik itu alat bukti maupun barang bukti. bahkan telah mengantongi nama aktor intelektual di balik rencana class action ARM.

“Ada dari oknum legislatif dan oknum eksekutif serta nama lainnya. kami pun punya saksi yang akan membeberkan semua perencanaan. ada rekaman audio dan CCTV serta bukti tertulis baik surat maupun chatting hingga dokumen-dokumen lainnya,” ungkapnya.

Pihaknya mengatakan akan menempuh upaya hukum dengan melaporkan secara pidana semua nama-nama tersebut dalam satu atau dua hari kedepan.

Sementara itu, M. Hayat yang juga Ketua AMX Kota Cirebon mengungkapkan, pihaknya sudah bertemu dengan ARM di salah satu rest area Tol Cipali.
adapun itu mereka telah menyatakan tidak akan melanjutkan rencana class action terhadap Wali Kota Cirebon dan Ketua YPSGJ.

“Sebagai bentuk preventif, kami terus mewaspai apabila suatu saat rencana class action dilanjutkan. kami tetap akan malakukan perlawanan,” tegas Hayat.

Turut hadir sejumlah elemen dan tokoh masyarakat Kota Cirebon, antara lain Ketua Gapura Adjie Priatna, Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Riyanto, Ketua AMX M. Hayat, Ketua Penjara Agung Sentosa, Ketua Gatsu AMX Kustiwa, dan lainnya serta tokoh masyarakat Kota Cirebon.

Bagikan Artikel Ini