DB 90,8 FM CIREBON

Kompas Gramedia Radio Network

FPB Tidak Terbukti Menggelapkan Dana Sosial, Polisi Terbitkan SP3

7 April 2021

KOTA CIREBON, DBFM — Satreskrim Polres Cirebon Kota menghentikan kasus dugaan penggelapan dana kepedulian sosial pengusaha Batu bara yang ditujukan terhadap Forum Panjunan Bersatu (FPB) Cirebon.

Hal tersebut berdasarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang dikeluarkan oleh Satreskrim Polres Cirebon Kota. SP3 dengan nomor B/593/IV/2021/Reskrim dikeluarkan pada tanggal 5 April 2021.

Ketua FPB Heri Pramono menilai SP3 yang dikeluarkan oleh Satreskrim Polres Cirebon Kota sudah tepat, pasalnya tuduhan yang disangkakan dirinya sangat tidak beralasan dan terkesan fitnah.

“Alhamdulillah sudah ada SP3, ini bukti bahwa kami (FPB), tidak melakukan penggelapan atas apa yang dituduhkan selama ini,” ucap Heri, Rabu, (7/4/2021).

Pihaknya mengaku FPB selama ini sudah mengelola keuangan dana kepedulian sosial batu bara secara transparan. Semua penggunaan uang yang dikeluarkan dicatat secara rinci dan terdokumentasi.

“Setiap uang yang masuk langsung disalurkan kepada para RW yang ada di Kelurahan Panjunan dan semua itu ada catatannya, kita juga selalu terbuka soal uang,” ungkapnya.

Atas tuduhan tersebut, pihaknya mengaku sudah melaporkan aktor intelektual pelaporan yang ditujukan terhadap FPB.

Adapun itu, pelaporan tersebut dibuat oleh FPB, pada 12 Agustus 2020 ke Polda Jawa Barat, namun perkaranya saat ini ditangani oleh Polres Cirebon Kota.

“Ini kan jelas Fitnah dan pencemaran nama baik, maka kita laporkan “aktor” tersebut ke Polisi bulan Agustus 2020 yang lalu. Kini sudah ada SP3, nanti akan koordinasi lagi dengan penyidik untuk menanyakan kelanjutan laporan kami,” ujar Heri.

Atas keluarnya SP3 tersebut, pihaknya menyatakan akan kembali fokus untuk kegiatan sosial yang biasa dilakukan oleh FPB.

“Semenjak adanya perkara itu, FPB tidak bisa bekerja secara maksimal khususnya kegiatan sosial yang biasa dilakukan,” tandasnya.

Bagikan Artikel Ini