Kilang Minyak Pertamina Balongan Meledak dan Terbakar 20 Orang Terluka

Bagikan Artikel Ini

INDRAMAYU, DBFM — Kilang minyak milik PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu meledak dan terbakar hebat pada Senin dini hari sekitar pukul 00.45 WIB

Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya mengatakan, Insiden Kebakaran Kilang minyak Pertamina penyebabnya belum diketahui secara pasti.

Namun pada saat kejadian kilang minyak Pertamina kebakaran sedang hujan deras yang disertai petir,” terangnya, Senin pagi (29/3/21).

Pihaknya menyebut kebakaran terjadi pada tangki T-301G, adapun tim Health Safety, Security and Environment (HSSE) Kilang Pertamina Balongan kini tengah fokus melakukan pemadaman api di kilang yang berlokasi di Desa Balongan, Kabupaten Indramayu.

“Saat ini juga tengah dilakukan normal shutdown untuk pengendalian arus minyak dan mencegah perluasan kebakaran,” ucapnya.

Ifki menjelaskan, Pertamina telah menyiapkan tempat untuk evakuasi dan pengungsian sementara bagi warga sekitar kebakaran di GOR Perumahan Bumi Patra dan pendopo Kabupaten Indramayu.

Dalam keterangan pers, PT Pertamina mengaku sejumlah warga telah dievakuasi ke beberapa tempat. Warga yang diungsikan berasal dari desa Balongan yang merupakan desa yang berlokasi paling dekat dengan tempat kejadian.

Diperkirakan saat ini terdapat sekitar 200an warga yang diungsikan ke Pendopo Kabupaten Indramayu, sekitar 400 orang di Islamic Center Indramayu, dan sekitar 350 warga di GOR Perumahan Bumi Patra


Pasca Insiden tersebut Pertamina dibantu TNI Polri dan pihak lainnya langsung melakukan pemblokiran jalan menuju sekitar lokasi kejadian

Selain itu Pertamina memastikan pasokan BBM ke masyarakat tidak terganggu dan masih berjalan normal.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Indramayu, Caya Toha mengungkapkan jumlah korban sampai saat ini terdata sebanyak 20 orang yang sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Dari jumlah tersebut 15 mengalami luka ringan serta lima lainnya luka berat.

Menurutnya, para korban yang mengalami luka-luka merupakan penghuni rumah yang dekat dengan lokasi kejadian. Ada pula korban yang sedang melintas dekat lokasi ketika terjadi kebakaran.

“Korbannya beragam ada warga sekitar dan juga pengguna jalan, dan data sementara ada lima orang yang mengalami luka bakar berat,” ungkap Caya Toha.

Artikel ini akan terus diperbaharui

Bagikan Artikel Ini