Gunung Simpay Desa Pagundan Wisata Religi Hingga Pesugihan

Bagikan Artikel Ini

KUNINGAN, DBFM — Makam keramat yang terletak di Gunung Simpay Desa Pagundan Kuningan masih diyakini oleh sebagian orang yang percaya dengan mengunjungi makam bisa mendapatkan rejeki.

Juru kuncen makam Gunung Simpay, Ading (41) menjelaskan, selain sebagai tempat wisata religi, banyak juga orang yang datang untuk mencari pesugihan.

(Tempat Pesugihan Gunung Simpay)

“Yang datang ke Gunung Simpay dari beberapa kota seperti Karawang, Tasik bahkan ada yang dari luar Jawa”, kata Ading, Minggu, (8/3/21).

Ading mengatakan, saat ada orang yang datang untuk mendapatkan harta pesugihan akan dihitung terlebih dahulu, apakah bisa atau tidaknya untuk melakukan ritual.

“Dihitung maksudnya seperti hari lahir, naptunya, jika lahir hari Jumat tidak bisa dilanjutkan untuk ritual”, ucapnya.

Selain itu, kata Ading, ketika orang tersebut masuk hitungan, selanjutnya akan diantarkan ke lokasi yang berjarak 300 meter dari kediaman juru kuncen.

“Ritual dimulai setelah magrib hingga jam 9 malam, paling cepat 1 jam sudah selesai,” ujarnya.

Ading memaparkan, dari jumlah orang yang melakukan ritual di Gunung Simpay tidak semuanya berhasil.

“Yang tidak berhasil karena tidak kuat dengan godaannya seperti mau gempa atau di datangi makhluk besar,” katanya

Sementara itu tokoh pemuda setempat, Mang Way (54) mengungkapkan terdapat 9 Makam keramat karuhun atau leluhur di gunung simpay, yang di yakini sejak dahulu oleh warga setempat untuk memanjatkan doa.

“9 Makam leluhur kami diantaranya, Makam Eyang Winata Panenjoan (Aki buyut sakti), Ki Semar Kuncung Amarrulloh, Buyut Saringsingan, Sutajaya, Arya Sampan, Kuwu Rongkah, Eyang Jagaraksa, Bujang Kembar, Eyang Ujang Tua,” ungkapnya.

Pihaknya berharap dengan adanya makam keramat di Desa Pagundan yang kini mulai di kenal banyak orang ini, bisa dijadikan kawasan wisata religi.

“Kami juga dapat dukungan dari Desa maupun Camat untuk mengembangkan potensi wisata regili di Gunung Simpay Desa Pagundan, syukur sekali kalau ada investor yang mau kerjasama,” tukasnya.

Bagikan Artikel Ini