DB 90,8 FM CIREBON

Kompas Gramedia Radio Network

Masuk Zona Hijau, Kabupaten Cirebon Percepat Pemulihan Ekonomi

3 Maret 2021

KABUPATEN CIREBON, DBFM — Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon melakukan rapat evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Rabu, (3/3/2021).

Dalam hasil rapat evaluasi tersebut, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menyebutkan, di wilayah Jawa Barat saat ini tidak lagi menyisakan zona merah. Kabupaten Cirebon pun kini masuk ke dalam zona hijau (aman) penyebaran Covid-19.

Meskipun dalam zona hijau, kata Imron, satu wilayah di Kabupaten Cirebon yaitu Kelurahan Tukmudal, masih berada di zona risiko tinggi penyebaran wabah corona.

“Adanya level ini, agar seluruh masyarakat harus tetap mempertahankan kedisiplinan, jangan sampai naik kembali,” kata Imron.

Menurutnya, Kelurahan Tukmudal masih berada di zona merah, namun aktivitas seluruh warga di wilayah tersebut tidak dibatasi secara ketat, hanya tingkat RW yang ada warganya terkonfirmasi positif Covid-19.

Imron mengatakan, perubahan level tersebut diharapkan mampu memacu semangat masyarakat untuk melakukan pemulihan ekonomi, namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kepada warga kami minta untuk cinta terhadap produk daerah. Hal ini supaya kehidupan ekonomi masyarakat berjalan, dan pendatang pun bisa menikmati produk khas dari Cirebon,” katanya.

Senada dengan Imron, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni mengatakan, tiga kecamatan yaitu Sumber, Talun, dan Kedawung, masih berada di zona merah penyebaran.

Adapun itu, kata Eni, ketiga kecamatan tersebut bertahan sejak beberapa pekan lalu pada pelaksanaan PPKM periode 15 sampai 21 Februari dengan jumlah warga positif sebanyak 204.

“Kemudian periode 22 sampai 28 Februari ada 222 kasus, oleh karena itu protokol kesehatan harus tetap dijaga,” pungkas Eni.

Bagikan Artikel Ini