DB 90,8 FM CIREBON

Kompas Gramedia Radio Network

Begini Penjelasan Wali Kota Cirebon Terkait Hibah Lahan UGJ dan Dana Rp29 Miliar

21 Januari 2021

KOTA CIREBON – Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengklarifikasi dana sebesar Rp29 miliar yang dikaitkan proses rencana hibah lahan di kawasan Bima untuk Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ).

“Isu tersebut sama sekali tidak benar yang dikaitkan dengan rencana hibah ini,” tegas Azis, di Balai Kota, Kamis, (21/1/21).

Wali Kota mengatakan proses pinjam pakai lahan di Bima oleh UGJ Fakultas Kedokteran telah dilakukan sejak 2018 dan saat itu diizinkan selama satu tahun.

“Kemudian pada 2019 yayasan UGJ kembali mengajukan permohonan pinjam pakai pemanfaatan lahan tersebut kepada Pemkot Cirebon dan diteruskan ke DPRD Kota Cirebon,” kata Azis.

Namun Azis mengaku sampai dengan saat ini belum diputuskan. kendati demikian dirinya tetap menghormati proses yang sedang berjalan di DPRD Kota Cirebon melalui panitia khusus (pansus).

Azis pun menjelaskan mengenai mekanisme hibah aset mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/ Daerah dan Peraturan Daerah Kota Cirebon Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Pihaknya menyatakan latar belakang Pemkot Cirebon merespon permohonan hibah dari YPSGJ yakni untuk membangun dan mendukung pengembangan dunia pendidikan di Kota Cirebon.

“Kami meyakini akan memberikan dampak positif kepada perkembangan dan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Wali Kota menyebutkan jika YPSGJ sejak berdiri hingga saat ini telah memberikan kontribusi besar kepada masyarakat Kota Cirebon, khususnya dalam bidang pendidikan dan sektor ekonomi pada umumnya.

“Jadi sekali lagi isu Rp29 miliar tidak benar dan hibah itu juga belum ada,” cetusnya.

Bagikan Artikel Ini