DB 90,8 FM CIREBON

Kompas Gramedia Radio Network

Razman Ajukan Banding Serta Laporkan Tiga Hakim PA Sumber ke KY dan MA

20 Januari 2021

KABUPATEN CIREBON — Pengadilan Agama (PA) Sumber telah mengabulkan gugatan cerai Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Cirebon.

Kuasa hukum IE, Razman Arif Nasution menyatakan banding hasil putusan Pengadilan Agama (PA) Sumber.

“Kami nyatakan banding kasus ini akan dilanjutkan di Pengadilan Tinggi Agama dan Mahkamah Agung (MA). Kami menilai keputusan hakim PA Sumber tidak berdasar karena kasus ini masih di tanggani di PTUN Bandung, terkait keabsahan buku nikah Fifi,” tegas Razman, Rabu, (20/1/2021).

Dari awal pihaknya meyakini jika hakim akan mengabulkan gugatan karena dinilai hakim berat sebelah, karena mengabaikan keterangan saksi serta dokumen yang menjadi bukti – bukti IE.

“Dari awal kami yakin, gugatan di kabulkan, karena saya membacanya jelas hakim berat sebelah, karena mengabaikan saksi serta dokumen dari kami,” lanjut Razman.

Razman menegaskan pihaknya menyatakan banding dan melaporkan ketiga hakim Pengadilan Agama Sumber ke Komisi Yudisial (KY) dan hakim pengawas di Mahkamah Agung (MA).

“Saya sudah wanti-wanti kemarin, jangan lakukan penyelundupan hukum, kami akan melaporkan 3 hakim Pengadilan Agama Sumber ke Komisi Yudisial, dan hakim pengawas MA, saya yakin kebenaran akan terbuka,” jelasnya.

Pihaknya menyebutkan Saksi tergugat sudah memberikan keterangan saat sidang tapi malah diabaikan oleh hakim, begitu juga keterangan dari saksi ahli MUI yang sudah jelas – jelas mengatakan perkawinan itu tidak sah, tapi diabaikan juga oleh hakim.

Selain itu, Razman juga berkeyakinan akan memenangkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, sehingga akan mengugurkan hasil sidang di PA Sumber.

“Kami yakin, akan menang di gugatan PTUN Bandung, jadi hasil yang hari ini hakim di PA Sumber mengabulkan gugatan Fifi, nanti akan gugur dengan sendirinya,” ujarnya.

Dari data yang dihimpun, pihak IE melaporkan Ketua KPAID Kabupaten Cirebon atas dugaan pemalsuan Akta lahir anak yang sudah masuk proses Sidik di Polda Jateng, serta akan melaporkan terkait pemalsuan KTP dan Undang – Undang ITE pencemaran nama baik.

Bagikan Artikel Ini