DB 90,8 FM CIREBON

Kompas Gramedia Radio Network

Satlantas Polres Ciko Benahi Pelayanan SSB Sesuai SOP

12 Januari 2021

Satlantas Polres Cirebon Kota terus melakukan pembenahan dalam rangka pembangunan zona integritas, salah satunya pada pelayanan SSB (SIM, Samsat dan BPKB).

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Laode Habibi Ade Jama, S.ik. MH mengatakan pelayanan SSB di Polres Cirebon Kota sudah sesuai SOP (Standard Operating Procedure).

Menurutnya mekanisme Sim Baru sesuai Perkap No 9 tahun 2012 tentang SIM Pasal 27 (1) persyaratan administrasi, adapun pengajuan SIM baru perseorangan dengan mengisi formulir pengajuan SIM, KTP asli bagi WNI atau dokumen keimigrasian bagi WNA.

“Dan menyertakan surat keterangan kesehatan dokter rekomendasi dari dokter kepolisian, yakni dr Uripah Dewi, di Jalan Cemara Kota Cirebon,” ujarnya saat mendampingi Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan dalam kunjungan kerja di Polsek Mundu dan Polsek Kapetakan, Selasa, (12/1/21).

Ia melanjutkan, selain persyaratan dimaksud ayat (1), pengajuan SIM umum baru harus dilampirkan Surat lulus pendidikan dan pelatihan mengemudi.

Selain itu untuk persyaratan  perpanjangan SIM dengan mengisi formulir pengajuan perpanjangan SIM, KTP asli bagi WNI atau dokumen keimigrasian bagi WNA, SIM lama, dan surat keterangan lulus uji keterampilan simulator, serta surat keterangan kesehatan mata.

“Untuk perpanjangan SIM sebelum masa berlakunya berakhir jika terlambat atau setelah lewat waktu, harus diajukan SIM baru dengan memenuhi persyaratan,” tegas AKP Laode Habibi Ade Jama, didampingi Baur Sim Aipda Beben Subagja.

Ia menjelaskan pelayanan di samsat, yakni untuk melayani pemohon ganti pemilik, ganti STNK, rubah bentuk, status warna, duplikat STNK, BBN 1 dan BBN 2 serta mutasi masuk.

“Dengan terlebih dahulu melengkapi beberapa persyaratan diantaranya KTP asli atau identitas lain, STNK asli BPKB asli dan cek fisik kendaraan,” ucapnya.

Selanjutnya petugas entry data akan dicek meliputi pajak ulang tahunan, BBN 1, cek data pemilik baru dan data kendaraan lengkap, sementara untuk BBN 2, cek data pemilik baru dan cek ulang data kendaraan serta untuk ganti STNK, cek masa berlaku STNK.

“Pelayanan cepat Samsat untuk proses pajak tahunan sekitar 15 menit dan untuk proses cetak STNK dan TNKB sekitar 30 menit,” katanya.

Adapun itu, untuk proses BPKB dengan persyaratan lengkap seperti KTP atau identitas lainnya. sedangkan untuk badan hukum yakni akta pendirian, keterangan domisili dan surat kuasa bermaterai yang ditandatangani oleh pimpinan serta dibubuhi cap badan hukum.

Sedangkan intuk instansi pemerintah, lanjutnya, dengan melampirkan surat kuasa bermaterai cukup, faktur BPKB, NIK (nomor identitas kendaraan),  sertifikat uji tipe dari Departemen Perhubungan, cek fisik kendaraan yang telah disahkan petugas dan mengisi formulir pendaftaran.

“Setelah itu data akan diverifikasi meliputi validasi data, cross cek mutasi dan verifikasi antar daerah. Jika dirasa cukup dan lengkap langsung diproses pencetakan BPKB maupun penerbitan baru, ganti pemilik atau mutasi sesuai dengan pemohon,” tukas Kasat Lantas Ciko.

Bagikan Artikel Ini