376 Penyintas Covid-19 Tidak Mampu Dapat Bantuan Dari Pemda Kota Cirebon

Bagikan Artikel Ini

KOTA CIREBON — Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon memberikan bantuan kepada 376 penyintas Covid-19 dari keluarga tidak mampu. Adapun bantuan diberikan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Cirebon di Gedung Setda, Senin, (11/1/2021).

Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati, menjelaskan, Sumber dana bantuan berasal dari APBD Kota Cirebon tahun 2020, untuk warga tidak mampu yang terpapar Covid-19 di Kota Cirebon.

“Bantuan yang diberikan sebesar Rp1,4 juta untuk satu orang dengan perhitungan satu hari Rp100 ribu selama 14 hari. dan kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat,” jelas Eti.

Selain itu Eti juga memastikan tahun ini Pemda Kota Cirebon bersiap untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

“Waktu ketentuan vaksinasi, khususnya untuk masyarakat umum, kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto mengatakan, persyaratan untuk mendapatkan bantuan dari Pemda Kota Cirebon yaitu mereka pernah menjadi pasien Covid-19.

“Tapi ada syarat lainnya yang juga harus dipenuhi, yakni memiliki surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari lurah serta melaporkannya ke puskesmas di lingkungan mereka”, kata Edy.

Edy berujar, bantuan yang diberikan Rp100 ribu perhari selama 14 hari disesuaikan dengan masa inkubasi dan isolasi dilakukan.

“Bantuan ini sebagai bentuk perhatian dari Pemda Kota Cirebon terutama untuk masyarakat tidak mampu yang pendapatannya bergantung dari hasil kerja mereka sehari-hari,” ujarnya.

Pihaknya mengaku karena keterbatasan anggaran, untuk tahun ini Pemda Kota Cirebon tidak lagi menganggarkan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19, pasalnya akan fokus melakukan vaksinasi Covid-19.

Sementara itu, Maryam, warga Kelurahan Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemda Kota Cirebon.

Maryam yang sehari-hari berjualan makanan mengaku pasca terpapar Covid-19 tidak lagi mendapatkan penghasilan.

“Berhenti sama sekali, tidak ada yang mau pesan sampai modalnya juga habis. dengan bantuan ini buat modal menjalankan usaha lagi,” tandasnya.

Bagikan Artikel Ini