DB 90,8 FM CIREBON

Kompas Gramedia Radio Network

Dinkes Kota Cirebon Simulasi Imunisasi Vaksin Covid-19

6 Januari 2021

KOTA CIREBON — Pemkot Cirebon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar simulasi imunisasi vaksin Covid-19 di Kantor Dinas Kesehatan, Jalan Kesambi Kota Cirebon, Rabu, (6/1/21).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto menjelaskan simulasi ini untuk memantapkan persiapan imunisasi vaksin covid-19 tahap pertama.

“Berdasarkan hasil simulasi nantinya setiap calon penerima vaksin akan melewati 5 meja. meja pertama dikhususkan untuk meja pendaftaran, dan meja kedua merupakan meja skrining”, jelas Edy.

Edy melanjutkan, di meja kedua ini ada tenaga kesehatan (nakes) yang akan menanyakan riwayat kesehatan calon penerima vaksin covid-19.

“Tenaga kesehatan juga tidak boleh memarahi, tidak boleh menakut-nakuti bahkan menjustifikasi calon penerima vaksin covid-19, justru diminta untuk memberikan ketenangan sehingga calon penerima vaksin tidak panik,” tegas Edy.

Pihaknya menerangkan setelah memenuhi persyaratan, calon penerima vaksin akan mendatangi meja ketiga dan di meja ini vaksin Covid-19 disuntikkan oleh vaksinator.

“Setelah menerima suntikan, penerima vaksin akan melanjutkan ke meja keempat yaitu meja pencatatan dan mendapatkan surat keterangan bahwa mereka sudah divaksin Covid-19,” terangnya.

Selanjutnya, Di meja kelima, kata Edy, disiapkan tempat duduk agar penerima vaksin bisa beristirahat sekitar 5 menit untuk antisipasi pasca imunisasi. tahap berikutnya penerima vaksin diperbolehkan untuk meninggalkan tempat.

“Protokol kesehatan tetap harus dijalankan, dan petugas yang menjalankan tugasnya tetap harus menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap sekalipun mereka saling kenal dengan calon penerima vaksin,” ucapnya.

Edy memastikan untuk tahap pertama vaksin Covid-19 akan diberikan kepada tenaga kesehatan, adapun pemberian vaksin dilakukan di puskesmas dan dua rumah sakit yang ada di Kota Cirebon.

“Vaksin akan diberikan dua kali, dan pemberian vaksin pertama direncanakan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 15 Januari 2021, sedangkan vaksin kedua diberikan 14 hari kemudian,” tuturnya.

Kendati demikian, Edy berujar, pasca mendapatkan vaksin pertama, penerima vaksin boleh melakukan kegiatan normal seperti biasa. namun, mereka diminta untuk tidak bepergian keluar daerah untuk menjaga imunitas tubuh.

Bagikan Artikel Ini