DB 90,8 FM CIREBON

Kompas Gramedia Radio Network

Wali Kota Cirebon Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19, Ingatkan Prokes

16 Desember 2020

Setelah menjalani perawatan selama tiga minggu Wali Kota Cirebon dinyatakan negatif dari Covid-19. Adapun sembuhnya Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium hingga dua kali.

Tim dokter Wali Kota Cirebon, dr. Muhamad Erwin Indrakusuma mengatakan, sembuhnya Wali Kota Cirebon berdasarkan hasil pemeriksaan di RSD Gunung Jati dan disalah satu laboratorium swasta.

“Jadi hasil laboratorium juga menunjukkan bahwa sudah tidak ada lagi sisa virus di dalam tubuh Wali Kota Cirebon sehingga Wali Kota sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasa”, ungkapnya saat melakukan jumpa pers di rumah dinas Wali Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu, (16/12/2020).

Sedangkan tim dokter lainnya, dr. Ali Hanafiah menjelaskan, saat pertama kali dinyatakan positif terpapar Covid-19, Wali Kota Cirebon juga memiliki keluhan batuk, pilek dan lemas.

“Ini yang membuat mental menjadi lemah, untuk itu tim dokter akhirnya memutuskan untuk merujuk Wali Kota ke RS Advent Bandung dan pak Wali ditangani langsung oleh 4 tim dokter,” tuturnya.

Sementara itu Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Cirebon yang sudah memberikan doa dan dukungan sampai dinyatakan sembuh.

Azis mengatakan saat menjalani isolasi mandiri, Ia menerima panggilan telepon dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang langsung menawarkan rumah sakit untuk mempercepat penyembuhannya.

“Dukungan dari Gubernur Jawa Barat langsung menelpon begitu mengetahui saya terpapar Covid-19 dan semua perhatian membuat saya semangat untuk sembuh,” ucapnya.

Menurut Azis, dukungan yang sama juga diberikan oleh Wakil Wali Kota dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cirebon yang senantiasa melakukan video call untuk mendukung kesembuhan dirinya.

Pada kesempatan tersebut Wali Kota meminta kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa melakukan protokol kesehatan karena upaya itu merupakan ikhtiar untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.

“Tetap menjalankan Protokol kesehatan sebagai bentuk ikhtiar untuk menyelamatkan diri sendiri, keluarga dan orang-orang yang kita sayangi”, tandasnya.

Bagikan Artikel Ini