DB 90,8 FM CIREBON

Kompas Gramedia Radio Network

Pemesanan tiket KA libur Natal dan Tahun baru sudah dibuka

25 November 2020

PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah membuka pemesanan tiket Kereta Api Jarak Jauh untuk periode liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Manager Humas PT KAI Daop 3, Luqman Arif menuturkan, masyarakat sudah dapat memesan tiket kereta api melalui aplikasi KAI Access, situs kai.id, serta kanal penjualan resmi lainnya.

“Pemesanan tiket sudah kami buka bagi masyarakat yang hendak bepergian pada periode libur Natal dan Tahun Baru, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin,” ujar Luqman, Rabu, (25/11/2020).

Adapun tiket yang dijual di antaranya KA Argo Anggrek relasi Gambir-Surabaya pasarturi pp, KA Taksaka Yogyakarta-Gambir pp, KA Gajayana Malang-Gambir pp, KA Senja Utama Solo Balapan-Pasar Senen, dan lainnya.

“Rencanakan perjalanan anda jauh-jauh hari menyesuaikan dengan hari libur dan cuti bersama yang ditetapkan oleh pemerintah. Masyarakat tidak perlu ragu dalam menggunakan angkutan kereta api, karena KAI tetap mengoperasikan KA dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan secara ketat”, ungkapnya.

Luqman memastikan, pada masa pandemi ini KAI berkomitmen menjual tiket KA Jarak Jauh dan Lokal hanya 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia untuk menciptakan physical distancing sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 14 tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020.

Selain itu, penumpang KA Jarak Jauh tetap diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.

“Penumpang juga diharuskan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test”, jelasnya.

Pihaknya mengatakan di Daop 3 terdapat 2 Stasiun yang melayani layanan Rapid test seharga Rp 85.000, yaitu di Stasiun Cirebon Kejaksan dan Stasiun Cirebon Prujakan dengan tujuan untuk memudahkan penumpang sehingga tidak perlu mencari tempat rapid test di luar.

“Jika dilakukan di Stasiun, diimbau untuk melakukan rapid test setidaknya H-1 tanggal keberangkatan. Tujuannya untuk menghindari antrean, terburu-buru dan resiko ketinggalan kereta,” tutup Luqman.

Bagikan Artikel Ini