DB 90,8 FM CIREBON

Kompas Gramedia Radio Network

8 Guru Kabupaten Cirebon Positif Covid-19, Dinkes Minta KBM Tatap Muka di Hentikan Sementara

20 November 2020

Sebanyak 8 orang guru di Kabupaten Cirebon terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani tes swab beberapa waktu yang lalu.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni mengaku kesulitan melacak tempat atau lokasi terjadinya penularan Covid-19 terhadap 8 guru tersebut. Sebab, 8 guru tersebut tak pernah ke luar kota maupun riwayat berlibur.

“Kami masih melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang pernah kontak langsung dengan mereka”, kata Eni, Kamis, (19/11/2020).

Pihaknya menduga delapan guru tersebut lalai dalam menerapkan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, setelah bertemu banyak orang.

“Kami menyediakan kuota sekitar 9.000 orang untuk menjalani tes swab dan satu puskesmas sampelnya 150 orang. tes swab ini untuk guru maupun bagi tenaga kesehatan”, ungkapnya.

Eni menegaskan dengan adanya delapan guru yang positif Covid-19, pihaknya menyarankan supaya sekolah tempat mereka mengajar ditutup sementara. Sebab, beberapa kecamatan di Kabupaten Cirebon telah menerapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. 

“Hasil pemeriksaan pasein harus negatif dulu baru bisa tatap muka sesuai dengan rekomendasi Dinkes pada saat ada yang positif ya sekolah ditutup sementara”, tandasnya.

Bagikan Artikel Ini