DB 90,8 FM CIREBON

Kompas Gramedia Radio Network

Pengadilan Negeri Kota Cirebon Tinjau 5 Lokasi Sengketa Tanah PD Pembangunan

13 November 2020

Pengadilan Negeri Kota Cirebon meninjau lokasi sengketa tanah Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Cirebon dari gugatan yang dilayangkan Eka Sartika. Hal tersebut terkait sengketa kepemilikan tanah di Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Adapun itu Pengadilan Negeri Kota Cirebon meninjau 5 titik sengketa yang dihadiri langsung oleh Hakim Ketua Indira Patmi, Humas PN Asyrotun Mugiastuti serta dari kedua belah pihak yang bersengketa.

Humas PN Kota Cirebon Asyrotun Mugiastuti mengatakan peninjauan lokasi ini bertujuan untuk melihat objek perkara dengan nomor perkara 76/pdt.bth/2019/pn.cbn.

“Dalam agenda ini hanya melakukan pengecekan saja terhadap objek sengketa, dan belum menentukan status perkara,” ucap Asyrotun Mugiastuti, Jum’at, (13/11/2020).

Selain itu, lanjutnya, peninjauan PN Kota Cirebon hari ini hanya mengecek batas-batas yang menjadi objek gugatan, apakah sesuai dengan gugatan atau belum.

“Kita cek semua batas-batas apakah ada kesesuaian atau tidak, dan kita juga mengecek didalam batas tersebut ada bangunan apa saja,” terangnya.

Pihaknya menegaskan PN Kota Cirebon juga melakukan pengecekan terhadap batas-batas lahan dan mencocokan kesesuaian dengan sertifikat atau bukti surat.

“Meskipun demikian itu tidak mempengaruhi status perkaranya, jadi baru sebatas pengecekan dilapangan saja,” tegasnya.

Asyrotun menjelaskan dilihat dari sertifikatnya ada 5 titik yang dilakukan pengecekan, dan semua titik tersebut sudah dilakukan pengecekan.

“Kita hari ini melakukan pengecekan sebanyak 5 titik diantaranya adalah sertifikat 4099, sertifikat 4056, sertifikat 4059, sertifikat 4067, sertifikat 4082 dan sertifikat 4081,” jelasnya.

Ditempat yang sama Kepala Bagian (Kabag) Pertanahan PD Pembangunan, Tuti Hartuti mengaku pihaknya hanya menjadi pihak turut tergugat saja.

“Kita hanya jadi pihak turut tergugat, jadi kita tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena kita sudah ada putusan,” katanya.

Tuti menyebutkan putusan yang dimaksud adalah putusan Mahkamah Agung (MA). Selain itu, Tuti juga menegaskan pada tahun lalu pihak PD Pembangunan menang pada sidang ditempat.

“Kedepannya kita akan berkordinasi dengan jajaran direksi, yang pasti akan melakukan tindakan lebih lanjut,” tukasnya.

Bagikan Artikel Ini