Pergerakan Tanah di Rongga KBB Ancam 44 Rumah Warga, BPBD Sebut Bakal Dilakukan Kajian Geologi

Pergerakan tanah yang melanda Kampung Cigombong, RT 04/13, Desa Cibedug Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal dilakukan kajian geologi karena terus meluas.

Awalnya, dampak dari pergerakan tanah itu sebanyak 34 rumah terancam, empat rumah rusak sedang, dan satu bangunan sekolah retak-retak. Sedangkan saat ini ada 44 rumah yang terancam dan 10 rumah rusak berat.

Asep mengatakan, kajian geologi di titik pergerakan tanah tersebut dilakukan untuk memastikan kemananan bagi warga terutama bagi rumahnya yang terdampak dan terancam.

Selain itu, kata Asep, kajian geologi itu akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dari pergerakan tanah tersebut karena sejauh ini baru diduga akibat hujan deras dan kondisi tanahnya labil.

Untuk sementara, warga yang tinggal di sekitar lokasi pergerakan tanah diimbau harus waspada terutama saat turun hujan deras karena bencana ini dikhawatirkan semakin meluas dan akan berdampak lebih besar.

"Hujan deras masih sering turun, jadi warga harus lebih waspada karena khawatir pergerakan tanah semakin parah dan meluas," ujar Asep.

Pergerakan tanah itu pertama kali diketahui pada 19 Februari 2024, kemudian baru dilaporkan beberapa hari kemudian ke pihak kecamatan dan  ditindaklanjuti oleh petugas BPBD KBB.



Artikel ini telah tayang di TribunCirebon.com dengan judul Pergerakan Tanah di Rongga KBB Ancam 44 Rumah Warga, BPBD Sebut Bakal Dilakukan Kajian Geologi, https://cirebon.tribunnews.com/2024/02/28/pergerakan-tanah-di-rongga-kbb-ancam-44-rumah-warga-bpbd-sebut-bakal-dilakukan-kajian-geologi.