Pemerintah Perlu Perbaiki Strategi untuk Genjot Produksi Beras Dalam Negeri

KABUPATEN CIREBON, DBFM - Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Anggraeni Republik Indonesia Erma Rini menyatakan, pemerintah perlu punya strategi lebih bagis untuk meningkatkan produksi beras lokal agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.Harga beras melonjak cukup tinggi selama beberapa bulan terakhir. Pemerintah menyatakan lonjakan harga beras karena faktor perubahan iklim dan El Nino yang menyebabkan mundurnya musim tanam.

 

Penurunan produksi juga diakibatkan adanya konversi lahan pertanian khususnya lahan sawah ke penggunaan non-pertanian di sentra-sentra produksi padi terutama di JawaUntuk benih ini harus memang yang berkualitas sehingga memotivasi para petani, untuk panen tidak perlu lama dan sekali panen menghasilkan yang lebih banyak.Anggia menuturkan, sudah ada informasi dari pemerintah kalau ada bantuan tambahan anggaran senilai Rp28 triliun sehingga total menjadi 54 triliun rupiah untuk subsidi pupuk.

 

Hal tersebut demi peningkatan produktivitas pertanian dalam negeri. Untuk itu, perlu adanya pengawasan dan tata kelola yang baik juga, walaupun ada uangnya tapi tidak ada pengawasan akan sama saja.Dia mengatakan, harus ada strategi yang bisa mengurangi impor. Ditambah, kata dia, menjelang lebaran beberapa komoditas pangan terutama beras itu sangat tinggi dan sampai hari ini pun juga belum ada kepastian bahwa beras akan tersedia dengan baik.

( Artikel ini Bersumber : tribunnews.com  )