Memperingati Hari Bhayangkara Ke-74, Polresta Cirebon Bagikan SIM D Gratis Kepada Penyandang Difabel

Memperingati Hari Bhayangkara Ke-74, Polresta Cirebon Bagikan SIM D Gratis Kepada Penyandang Difabel

Like
477
0
Selasa, 30 Juni 2020
News


Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-74, Sat Lantas Polresta Cirebon memberikan SIM D gratis kepada penyandang difabel.

Pemberian SIM D gratis digelar di halaman Mapolres, Jalan Raden Dewi Sartika Kabupaten Cirebon, yang dipimpin oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL M.Syahduddi didampingi Kasat Lantas Polresta Cirebon AKP Ahmat Troy, dan Kanit Regident IPTU Eryada.

Kapolresta Cirebon M. Syahduddi menuturkan, dalam rangka Hari Bhayangkara ke -74 Polresta Cirebon memberikan apresiasi kepada masyarakat penyandang disabilitas untuk memperoleh SIM.

“Ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada penyandang disabilitas. dan hari ini, kita berikan SIM D gratis kepada enam orang difabel,” ungkapnya, Selasa (30/6/2020).

Syahduddi menyebut, pemberian SIM D gratis bertujuan agar penyandang disabilitas juga bisa tertib administrasi dalam berlalu lintas, salah satunya untuk menyosialisasikan tentang hak yang sama bagi warga negara untuk berkendara.

“Mereka mengikuti proses uji SIM, teori dan praktik. Semuanya lulus, minimalnya penglihatan dan pendengaran normal,” ucap Kapolresta Cirebon.

Menurutnya, pembagian SIM gratis bagi difabel itu sebagai refleksi untuk memotivasi anggota polisi dan masyarakat pada umumnya.

“Semoga ini menginspirasi, dengan kondisi seperti itu, mereka tetap berkarya dan mencari nafkah. Mendorong kita untuk meniru semangatnya,” kata Kapolresta Cirebon.

Salah seorang warga desa cengkung kecamatan palimanan, Mira (39) yang mendapatkan SIM D gratis, Ia tercatat sebagai atlet angkat berat Kabupaten Cirebon dan masih aktif mengikuti Pekan Paralimpik Daerah (Peparda). Bahkan, Mira sempat meraih perak saat tampil di Paperda Bekasi tahun 2014 silam.

Mira datang ke Polresta Cirebon mengendarai sepeda motor bebek yang sudah dimodifikasi, pedal untuk oper gigi menggunakan tuas yang disesuaikan dengan kondisi fisiknya. Secara otomatis, pengoperasian sepeda motor milik Mira terfokus menggunakan tangan. Sebab, kaki Mira lumpuh sejak usia dini.

“Alhamdulillah senang bisa punya SIM, karena kondisi saya seperti ini sejak kecil ketika mau belajar berjalan,” ucap Mira.

Mira tak menampik masih banyak teman-teman yang ingin memiliki SIM D. Namun, terkendala karena tak memiliki kendaraan khusus, kendaraan yang telah dimodifikasi.

News

151 posts | 0 comments

Comments are closed.

Menu Title