Tokoh Masyarakat melalui Piagam Cirebon Menolak Tegas RUU HIP


Pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) saat ini menjadi polemik. Sejumlah pihak mengkritik substansi yang tercantum dalam draf RUU tersebut.

Penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila semakin kuat, selain dinilai memeras lima sila Pancasila menjadi eka atau trisila, RUU itu juga tak menimbang TAP MPRS pembubaran PKI.

Sejumlah tokoh masyarakat yang terdiri dari pemuka lintas agama, tokoh pemuda, akademisi dan organisasi masyarakat menyerukan menolak Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP) yang tengah dibahas DPR RI. Kesepakatan itu tertuang dalam Piagam Cirebon.

Dalam Piagam Cirebon disebutkan, Pancasila mutlak sebagai ideologi dasar negara NKRI dan tidak bisa digantikan ideologi apapun.

Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Cirebon Dedi Supardi mengatakan, semua elemen secara tegas menolak RUU HIP. menurutnya, Pancasila merupakan salah satu atribut yang sudah disiapkan para pendiri bangsa dalam menjalani roda pemerintahan Republik Indonesia.

Dedi menyebutkan, kemerdekaan bangsa ini didapatkan bukan melalui hadiah, tetapi diraih dengan perjuangan yang mengorbankan jiwa, raga, dan harta. Untuk itu, atribut seperti Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika, tidak bisa diutak-atik sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri bangsa.

“Kalau ada yang tidak sesuai dengan kondisi saat ini, tidak perlu diubah. Tapi cukup dengan mengeluarkan ketetapan-ketetapan,” tegasnya usai menyatakan sikap penolakan RUU HIP di markas Laskar Macan Ali, Kasepuhan, Kota Cirebon, Rabu (17/05/2020).

Hal senada disampaikan Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI Cirebon, Danny Jaelani, menurutnya kesepakatan melalui Piagam Cirebon ini merupakan upaya membangkitkan kembali nilai-nilai Pancasila. Untuk itu, ia meminta masyarakat wajib mengamalkan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila.

“Tidak ada keraguan jika Pancasila adalah dasar negara,” ucapnya.

Di tempat yang sama Panglima Laskar Macan Ali, Prabu Diaz, berjanji akan tetap mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia dan Menolak dengan tegas RUU HIP.

“Piagam Cirebon ini akan segera kami kirimkan ke DPR, MPR, Presiden, Kementrian dalam negeri, dan Kementrian Pertahanan, serta MUI Pusat sebagai bentuk penolakan terhadap RUU HIP ini”, pungkasnya.

Menu Title