Komisi I DPR RI Dave Laksono Terima Aduan Dari Etnis Tionghoa Cirebon


Komplek pemakaman warga Tionghoa (Kutiong) yang saat ini banyak berdiri bangunan liar di lokasi Penggung Kelurahan Harjamukti Kota Cirebon membuat masyarakat tionghoa di Cirebon berang.

Komisi I DPR RI dari Dapil VIII Jabar, Dave AF Laksono menerima aduan dari Yayasan Cirebon Sejahtera. Dave mengatakan, akan menyampaikan aspirasi dari warga tionghoa cirebon ke pemerintah pusat agar menjadi perhatian khusus.

“Dari Komisi I akan memperjuangkan ke pemerintah pusat agar menjadi perhatian untuk dihentikan, bahkan di bongkar bangunan liar yang ada di kawasan kutiong dan mengembalikan fungsi awalnya”, kata Dave, Minggu (23/02/2020).

Menurut Dave, mengenai makam etnis tionghoa yang dibongkar dan didirikan bangunan liar, pihaknya menyayangkan sikap Pemkot Cirebon yang tidak menghentikan sejak awal.

“Ketika baru ada satu, dua, tiga bangunan kenapa tidak langsung dirobohkan, sekarang sudah timbul masalah baru pemerintah turun”, ujar Dave.

Ditempat yang sama Ketua Yayasan Cirebon Sejahtera, Hadi Susanto mengucapkan terima kasih kepada Komisi I DPR RI dari Dapil VIII Jabar, Dave AF Laksono yang mau mendengarkan keluh kesah warga tionghoa Cirebon.

“Saya sebagai Ketua Yayasan Cirebon Sejahtera banyak terima kasih semoga bisa menyampaikannya ke pusat”, ucap Hadi.

Pihaknya juga mengapresiasi langkah dari Pemkot Cirebon yang akan membentuk tim serta akan mengajukan ke pemerintah pusat dari tanah negara ke tanah aset milik pemda.

“Kalau sudah sah menjadi aset milik pemda baru bisa bergerak karena status legalnya jelas”, kata Hadi.

Hadi menambahkan, terkait pernyataan mantan lurah Harjamukti (KA) tahun 2017 silam, bahwa Yayasan menyewa tanah dari Keraton Kasepuhan, sehingga banyak masyarakat membeli tanah dengan dibuatkan sporadik oleh mantan lurah tersebut.

“Ada ngga buktinya surat perjanjian sewa dari keraton ke yayasan, saya menyatakan itu tidak benar dan akan saya usut”, pungkas Hadi.

Menu Title