Forum Panjunan Bersatu Bantah Penyelewengan Dana Kontribusi Batu Bara

Forum Panjunan Bersatu Bantah Penyelewengan Dana Kontribusi Batu Bara

Like
530
0
Selasa, 18 Februari 2020
News


Sejumlah orang yang mengatasnamakan perwakilan masyarakat RW. 01 dan RW. 10 Kelurahan Panjunan Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon mendatangi Polres Cirebon Kota, Senin, (17/02/2020).

Kedatangan mereka dalam maksud hendak menanyakan kelanjutan dari pihak mereka terkait dengan dana kepedulian pengusaha Batu Bara atau yang biasa disebut dengan Kontribusi pengusaha batu bara kepada masyarakat Panjunan.

Agus Aryanto perwakilan dari warga RW. 01 Pesisir Selatan mempertanyakan tentang aliran dan penggunaan uang yang diterima dari pengusaha batu bara. Dirinya menuduh, adanya penyelewengan atau penggelapan dana tersebut yang dikelola oleh Forum Panjunan Bersatu (FPB).

“Sejak dari awal penggunaanya tidak jelas, uang ataupun barang itu kemana dan buat apa saja” ujarnya saat ditemui di Mapolres Cirebon Kota, Senin (17/2).

Atas hal itu, pihaknya telah melaporkan perkara tersebut kepada pihak kepolisian. Pasalnya, pihak FPB tidak bisa memberikan data yang sesuai dengan apa yang dimilikinya.

“Jelas terjadi penyelewengan atas uang tersebut, dan kami meminta agar pihak kepolisian memproses laporan kami ini” tegasnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Ketua FPB Heri Pramono tidak mempermasalahkan pelaporan yang dilakukan oleh kelompok Agus Aryanto cs. Dirinya merasa, semua pengeluaran dan pembagian dana tersebut sudah sesuai dengan apa yang telah disepakati oleh seluruh RW yang ada di Kelurahan Panjunan dan tertuang didalam berita acara.

“Kalau soal uangnya buat apa saja tinggal tanya ke RW masing-masing, silahkan saja lapor pengeluaran kami semuanya tercatat dan bisa dipertanggung jawabkan” kata Heri saat ditemui di Sekretariat FPB Jalan Sisingamangaraja Panjunan Kota Cirebon, Senin malam (17/02).

Heri melanjutkan, pihaknya akan selalu siap apabila dimintai keterangan oleh kepolisian. Karena apa yang dituduhkan kepadanya beserta FPB tidak mendasar, karena data yang dimiliki oleh pihak Agus Cs sangat jauh dari apa yang diterimanya.

“Kapan pun kami siap jika kami dipanggil (polisi), kami akan adu data dengan mereka apabila diperlukan” tandas Heri.

Heri juga menyayangkan dengan apa yang dilakukan oleh Pelindo II Cirebon, karena Pihak Pelindo (Pelabuhan Cirebon) dengan sangat mudah memberikan data, terkait aktifitas bongkar muat di Pelabuhan Cirebon.

“Ini juga kami heran, kalau kami minta data kepada mereka (pelabuhan cirebon) tidak pernah dikasih, tapi kok mereka bisa dapat (data) ini ada apa” tegasnya.

Kuasa Hukum FPB Iskandar mengatakan, pihaknya beserta Tim Kuasa Hukum akan mengawal FPB apabila dipanggil oleh kepolisian. Dirinya merasa apa yang dituduhkan kepada FPB terkait penyelewengan uang atau penggelapan uang tidak mendasar.

“Secara hukum penggelapanya dari mana, itu kan tidak ada yang dirugikan. Sementara pengusaha batu bara sendiri, memberikan uang kepedulian sosial tidak ada yang merasa keberatan” katanya.

Maka, Iskandar beserta tim kuasa hukum lainnya meminta kepada penyidik, dalam hal ini kepolisian agar bisa kredibel dan kapabel, karena apa dikelola oleh FPB mengenai dana kepedulian sosial pengusaha batu bara sudah melalui prosedur.

Atas hal tersebut, FPB melalui Kuasa Hukumnya akan melaporkan kembali Agus Aryanto Cs ke Polres Cirebon Kota atas dasar tindakan penyerangan yang dilakukan salah satu kelompok yang mendatangi Sekretariat FPB pada Kamis (14/2) yang lalu.

“Silahkan saja kalau mereka melaporkan Klien kami (FPB) tentunya kami juga akan melaporkan mereka (Agus Cs) terkait dengan tindakan penyerangan yang mereka lakukan disini” tegas Sudarja salah satu kuasa hukum FPB yang ikut mendampingi.

News

122 posts | 0 comments

Comments are closed.