Tertunduk Lesu, Saat Dua Pembunuh Santri Dituntut Penjara 13 Tahun

Tertunduk Lesu, Saat Dua Pembunuh Santri Dituntut Penjara 13 Tahun

Like
280
0
Selasa, 17 Desember 2019
News


YS alias Acil dan RM alias Nono tertunduk lesu di kursi pesakitan sebagai terdakwa kasus penusukan santri di Jalan Cipto beberapa waktu lalu.

Di Pengadilan Negeri Kota Cirebon, Selasa (17/12/2019), Kedua pelaku dituntut masing masing 1 miliar rupiah serta menuntut YS alias Acil dengan hukuman penjara 13 tahun dan 10 tahun penjara untuk RM alias Nono.

Sidang pembacaan tuntutan terhadap YS dan RM berlangsung di ruang Cakra PN Kota Cirebon, Sidang digelar sekitar pukul 10.30 hingga pukul 12.00 WIB, yang dipimpin ketua majelis hakim Aryo Widiatmoko SH MH dan JPU Suryaman Tohir SH.

Setelah pembacaan tuntutan, hakim memutuskan menunda persidangan. persidangan selanjutnya pada Rabu 31 Desember dengan agenda pembelaan kedua terdakwa yang akan dibacakan Suparman dari LBH Pancaran Hati.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Ronald Ronaldy melalui Kabag Humas Polres Cirebon Kota IPDA Ngatidja mengatakan, penangkapan kedua pelaku YS dan RM tidak sampai 24 jam. dan pihaknya akan terus mengawal sampai ke persidangan,

“Kasus ini merupakan keberhasilan Polres Cirebon Kota dalam menangkap pelaku penusukan santri kurang dari 24 jam dan Polres Cirebon Kota akan selalu mengawal jalannya persidangan,” ucapnya.

Sebelumnya pada Jumat malam (6/9/2019) berawal saat korban M.Rozian (17) bersama temannya sedang menunggu orang tua M.Rozian dari luar kota untuk bertemu di jalan Cipto, Tiba-tiba datang orang tidak dikenal dan langsung menuduh korban telah menganiaya temannya,

Korban, M Rozian sempat membantah tuduhan tersebut, Namun pelaku sambil membawa senjata tajam, tetap menyebut korban telah melakukan aksi penganiayaan. Sementara rekan korban berusaha mencari bantuan kepada warga sekitar. Sebab, pelaku membawa senjata tajam dan mengarahkannya kepada korban.

Namun, saat teman korban kembali ke tempat semula, korban sudah tersungkur bersimbah darah sambil memegang dada kanannya. Saat itulah, ibu kandung korban sampai di lokasi dan mendapati sudah berdarah, kemudian langsung melarikannya ke RS Gunung Jati namun nyawanya tidak tertolong.

Usai kejadian penusukan, Kurang dari 1×24 jam Polres Cirebon Kota berhasil menangkap dua pelaku penusukan yang mengakibatkan seorang santri Ponpes Husnul Khotimah di Kabupaten Kuningan meninggal dunia.

News

78 posts | 0 comments

Comments are closed.